Kamis, 02 Februari 2012

Memelihara Dokumen

MEMELIHARA DOKUMEN DAN KOLEKSI BENDA
1. Pentingnya Memelihara Dokumen dan Koleksi Benda Berharga
Suatu hari Fadilah melihat ibu menyusun dokumen penting dalam map plastik. Ada akta kelahiran, kartu keluarga, surat tanah, ijazah, dan surat dari eyang. Di amplop surat itu masih tertempel perangkonya. Ibu juga menyusun foto-foto dalam album.
Di ruang tamu Fadilah melihat ayah membersihkan dan membereskan piala di lemari. Ayah membersihkan piala itu. Setelah bersih, piala itu terlihat indah. Kata ayah dan ibu, dokumen dan benda berharga harus dirawat dengan baik. Supaya tidak mudah rusak dan dapat digunakan kembali.
Apakah kamu mempunyai akta kelahiran? Semua orang harus memiliki akta kelahiran. Akta kelahiran tidak boleh hilang. Akta kelahiran harus dijaga dan dipelihara. Supaya tidak rusak atau hilang. Akta kelahiran bisa dilaminating. Bisa juga dimasukkan dalam map yang bersih.
Kartu Keluarga, KTP, dan SIM biasanya dilaminating supaya tidak rusak. Laminating adalah pengepresan dokumen. Dokumen dilapisi plastik khusus dan kemudian dipanaskan dengan mesin sampai merekat. KTP dan SIM adalah identitas diri yang harus selalu dibawa.
Koleksi benda berharga dirawat dengan cara dibersihkan dari debu dan kotoran. Tempat untuk menyimpannya pun jangan sembarangan. Supaya tidak kusam dan tidak mudah rusak. Contoh benda koleksi adalah piala, medali, uang kuno, buku, perangko lama, lukisan, dan masih banyak lagi. Jika terawat dengan baik harganya jadi mahal. Jika tidak terawat, kelihatan jelek dan tidak laku.



1. Cara Memelihara Dokumen dan KoleKsi Benda Berharga
Suatu hari Mahdi mengajak Muti menyusun perangko dalam album.
Muti adalah adik Mahdi.
Mahdi sangat sayang kepada Muti.
“Menyusun perangko itu termasuk perawatan,” kata Mahdi kepada Muti.
“Perangko tidak akan hilang dan sobek apabila disusun Rapi.
Dilihatnya pun akan indah,” kata Mahdi lagi.
“Oh…begitu ya, kak,” kata Muti.
“Iya, setiap dokumen dan benda koleksi harus selalu dirawat,” jawab Mahdi.
“Bagaimana cara merawatnya ya, kak?” tanya Muti kebingungan.
“Caranya sangat mudah, kok,” jawab Mahdi.
Beginilah caranya:
1. Bersihkan dokumen dan benda koleksi dari kotoran, terutama debu.
2. Simpan dokumen dan benda koleksi di tempat yang kering. Jangan lupa bersihkan dulu tempat itu.
3. Diberi kapur barus supaya tidak ada binatang pengganggu.
4. Disimpan dengan rapi dan menarik.
5. Dokumen yang ada di map plastik sekali-sekali harus dikeluarkan dulu atau ditukar tempat supaya tidak melekat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar